Untuk informasi selengkapnya kunjungi : https://vcbl.id/OptikMelawai
KOMPAS.TV Piala AFF 2026 menjadi edisi ke-16 sekaligus menandai 30 tahun perjalanan turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara. Meski telah enam kali menjadi finalis, Timnas Indonesia masih memburu gelar juara pertamanya di ajang ini.
Di bawah arahan pelatih John Herdman, Skuad Garuda membawa harapan baru. Herdman menegaskan Piala AFF bukan sekadar target meraih trofi, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa Timnas Indonesia siap naik ke level Asia sebagai bagian dari perjalanan menuju Piala Dunia.
Menurut John Herdman, para pemain harus menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di level AFC. Ia menilai Piala AFF menjadi kesempatan bagi tim untuk bertumbuh bersama sekaligus membuktikan kesiapan menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
Dengan perpaduan pemain muda dan berpengalaman, harapan untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara AFF kembali menguat. Mampukah Timnas Indonesia mencatatkan sejarah baru di bawah kepemimpinan John Herdman?
#TimnasIndonesia #PialaAFF2026 #JohnHerdman #SkuadGaruda
Baca Juga [FULL] Analis Sepak Bola Firzie Idris Bahas Peluang Timnas Indonesia Raih Gelar Piala AFF di https://www.kompas.tv/nasional/682308/full-analis-sepak-bola-firzie-idris-bahas-peluang-timnas-indonesia-raih-gelar-piala-aff
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682320/john-herdman-jadikan-piala-aff-2026-ajang-pembuktian-timnas-indonesia-menuju-level-asia
Sabtu, 25 Juli 2026
Sabtu, 27 Juni 2026
TOP News Jatim
Timnas U-17 Indonesia Vs Malaysia: Balas Kekalahan di Solo
Misi Balas Dendam! Garuda Muda Kembali Bertemu Malaysia Usai Gagal di Piala AFF U-17
PSSI secara resmi mengumumkan agenda uji coba internasional bertajuk Garuda Championship Series, yang akan mempertemukan Timnas U-17 Indonesia melawan Timnas U-17 Malaysia.
Laga persahabatan bergengsi ini dipastikan menjadi ajang pembuktian, sekaligus momentum bagi skuad Garuda Muda untuk membalas kekalahan dari rival abadinya tersebut.
Sebanyak dua pertandingan telah dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, masing-masing pada 4 Juli dan 7 Juli 2026, dengan kick-off pukul 20.00 WIB.
Rangkaian laga Garuda Championship Series ini menjadi bagian krusial dalam persiapan Timnas U-17 Indonesia guna menghadapi berbagai agenda internasional di masa mendatang.
Untuk menghadapi dua laga tersebut, PSSI juga telah menetapkan daftar 25 pemain terbaik yang akan memperkuat Garuda Muda. Para pemain ini didatangkan dari berbagai daerah dan klub, yang sekaligus menunjukkan luasnya jangkauan pembinaan sepak bola usia muda di Tanah Air.
Tercatat, sejumlah klub profesional turut menyumbangkan talenta terbaiknya untuk skuad kali ini. Di antaranya adalah Persija Jakarta, Bali United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Dewa United FC, Persis Solo, hingga Bhayangkara FC.
Selain dari klub profesional, beberapa talenta muda lainnya juga direkrut dari akademi sepak bola ternama, seperti ISA MB Academy, Papua Football Academy, ASIOP, dan biMBA-AUIEO Soccer School.
Duel melawan Malaysia diprediksi akan berlangsung sengit. Tak hanya sekadar ajang uji coba, pertandingan ini juga menjadi kesempatan emas bagi tim pelatih untuk mengukur perkembangan para pemain serta mengevaluasi kekuatan tim secara keseluruhan.
Laga ini sekaligus menandai pertemuan ulang antara kedua tim setelah sebelumnya saling bentrok di ajang ASEAN U-17 Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-17.
Kala itu, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor tipis 0-1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Joko Samudro, Gresik.
Kekalahan tersebut memberikan dampak yang cukup besar bagi perjalanan Garuda Muda di turnamen. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto gagal melangkah ke babak semifinal setelah hanya finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi empat poin.
Sementara itu, Malaysia dan Vietnam berhasil lolos ke babak semifinal. Bahkan, kedua tim kemudian bertemu di partai puncak, meski pada akhirnya Vietnam keluar sebagai kampiun setelah menaklukkan Malaysia di laga final
TOP News Jatim
Resmi! 25 Pemain Timnas U-17 Hadapi Malaysia di Solo, Ini Jadwalnya
Timnas U-17 Indonesia bersiap menjajal kekuatan rival abadinya, Malaysia, dalam ajang bertajuk Garuda Championship Series. Guna menghadapi laga persahabatan bergengsi ini, sebanyak 25 pemain resmi dipanggil untuk bergabung dalam skuad Garuda Asia.
Sebelumnya, Timnas U-17 Indonesia telah menjalani pemusatan latihan (TC) jangka panjang yang berpusat di Solo sejak awal Juni 2026 lalu. Program ini dipimpin langsung oleh David Nascimento, mantan pemain Liga Belanda, dengan fokus utama pada pembentukan dan persiapan masa depan bagi skuad usia muda Indonesia.
Setelah menempa diri dalam TC yang intens, skuad asuhan David Nascimento kini dijadwalkan untuk melakoni dua laga uji coba. Mereka akan menghadapi Malaysia dalam pertandingan bertegangan tinggi yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada 4 dan 7 Juli 2026.
Laga uji coba ini menjadi momentum krusial bagi sang pelatih untuk mengevaluasi serta mengukur kualitas para pemainnya setelah sekian lama menjalani latihan bersama. Terlebih, para pemain telah melalui proses TC yang panjang, sehingga laga ini akan menjadi tolok ukur nyata bagi perkembangan dan kesiapan mereka.
Lebih dari sekadar laga persahabatan biasa, duel antara Timnas Indonesia dan Malaysia selalu memiliki daya tarik tersendiri. Rivalitas panas antara kedua negara selalu tersaji di setiap lini. Meskipun kali ini berlaga di level usia muda, pertandingan Indonesia kontra Malaysia dipastikan akan tetap menarik, sengit, dan penuh emosi untuk disaksikan.
Berikut adalah daftar lengkap 25 pemain Timnas U-17 Indonesia yang dipanggil untuk menghadapi Malaysia:
Dhamar Try Kusuma (Persik Kediri)
Faiz Hikmal (ISA MB Academy)
Sendi Juliansyah (Dewa United)
Muhamad Faiz (biMBA-AUIEO Soccer School)
Muhammad Firlo (Persis Solo)
Rifay Arifin (biMBA-AUIEO Soccer School)
Puma Mandhito (Persija Jakarta)
Edsel Henrian (Persija Jakarta)
Abdillah Ishak (Persija Jakarta)
Syahdan Caesar (ASIOP)
Allekay Kaisar (Persik Kediri)
Haikal Kamil (Persik Kediri)
Pradipta Arya (Persik Kediri)
Valdo Putra (Persija Jakarta)
Ramadhani Krishna (Persis Solo)
Dzaky Muhammad (Bhayangkara Presisi Lampung FC)
Dolvin Theofilus (Papua Football Academy)
Chico Jericho (ASIOP)
Ramadan Putra (Persebaya Surabaya)
Yance Glen (Papua Football Academy)
Ichiro Akbar (Bhayangkara Presisi Lampung FC)
I Dewa Gede (Bali United)
Melki Alvando (Papua Football Academy)
I Gede Kayana (Bali United)
Stenly Meyanu (Papua Football Academy)
Sementara itu, berikut adalah jadwal lengkap pertandingan uji coba Timnas U-17 Indonesia melawan Malaysia:
Leg 1: Timnas U-17 Indonesia vs Malaysia
Stadion Manahan, Solo | 4 Juli 2026 | Pukul 20.00 WIB
Leg 2: Malaysia vs Timnas U-17 Indonesia
Stadion Manahan, Solo | 7 Juli 2026 | Pukul 20.00 WIB
TOP News Jatim
Mengapa Arema FC Rekrut Victor Dethan Walau Minim Gol?
Sayap muda Timnas Indonesia U-23, Victor Dethan, kini menjadi salah satu komoditas paling panas di bursa transfer Super League 2026-2027. Hal ini menyusul kepergiannya yang resmi dari PSM Makassar serta batalnya rencana kepindahannya ke Persija Jakarta. Situasi tersebut seketika memicu rumor hangat di Malang, pasalnya Arema FC melihat peluang emas untuk mendatangkan winger berusia 21 tahun itu tanpa biaya transfer (free transfer), sebagai langkah strategis membangun skuad yang lebih efisien sekaligus bertenaga.
Dinamika bursa transfer sepak bola memang tak ubahnya seperti pasar saham; pergerakannya sangat cepat. Seorang pemain yang hari ini dikabarkan akan bergabung dengan Tim A, bisa jadi esok harinya sudah resmi menjadi milik Tim B. Fenomena inilah yang kini dialami oleh Victor Dethan.
Pemain kelahiran 11 Juli 2004 ini mendadak menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola tanah air. Bermula dari pamitnya ia dari PSM Makassar, kabar burung sempat menyebutkan bahwa dirinya akan merapat ke Persija Jakarta, namun rencana tersebut urung terlaksana. Batalnya kesepakatan dengan Persija membuat status Victor menjadi bebas alias free agent, sebuah situasi yang sangat menarik untuk diikuti. Tak ayal, dua raksasa Jawa Timur, yakni Arema FC dan Persebaya Surabaya, langsung memasang radar untuk mengawasi sang pemain.
Bagi Arema FC, ini merupakan kesempatan emas yang sangat langka. Mengapa demikian? Faktor utamanya terletak pada efisiensi bisnis. Jika status Victor memang bebas transfer, Singo Edan tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk membayar biaya transfer (transfer fee). Bayangkan, ia bisa didapat secara gratis, padahal nilai pasar (market value) pemain ini berada di kisaran Rp3,91 miliar. Memperoleh aset Timnas U-23 yang bernilai miliaran rupiah secara cuma-cuma jelas menjadi keuntungan besar bagi manajemen Arema yang saat ini tengah menerapkan kebijakan pengetatan anggaran.
Ditinjau dari segi teknis, Victor sejatinya adalah jawaban atas kebutuhan skuad Arema. Karakter permainannya sangat kental dengan nuansa "Malangan". Ia memiliki fleksibilitas tinggi karena mampu beroperasi di posisi sayap kanan maupun kiri. Keunggulan utamanya terletak pada kecepatan dan agresivitasnya saat melakukan transisi menyerang. Selain itu, Victor juga dikenal rajin melakukan pressing serta cerdas dalam membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya. Karakteristik ini tentu sangat cocok dengan gaya permainan cepat yang selama ini diusung oleh Arema FC.
Namun, dalam tinjauan jurnalistik yang objektif, harus diakui bahwa Victor bukanlah pemain tanpa cela. Pemain berusia 21 tahun ini masih memiliki pekerjaan rumah yang menumpuk, terutama terkait produktivitasnya di atas lapangan. Jika menilik statistiknya di Super League 2025-2026, dari 24 penampilan yang ia jalani bersama PSM Makassar, Victor baru hanya mampu menyumbang dua gol dan dua assist. Tentu, ini adalah angka yang terbilang minim untuk standar seorang penyerang sayap di era sepak bola modern.
Selain itu, ia juga belum menjadi pilihan utama atau starter reguler di timnya, di mana menit bermainnya belum menyentuh level pemain inti yang tak tergantikan. Kelemahan lain yang juga mencolok adalah ia sering tampak bingung dalam mengambil keputusan (decision making) saat berada di sepertiga akhir lapangan, baik ketika hendak melepaskan tembakan maupun saat memberikan umpan silang.
Meski demikian, daya tarik utama dari Victor sejatinya tidak terletak pada statistik masa lalunya, melainkan pada potensi masa depan yang masih sangat bisa dikembangkan. Lantas, seberapa besar peluang Arema FC dalam perburuan ini? Tantangan terberat mereka justru datang dari Surabaya, karena Persebaya merupakan pesaing utama. Di tim tersebut, terdapat sosok Bernardo Tavares. Sang pelatih dikenal sangat memahami seluk-beluk kemampuan Victor sejak keduanya masih bersama di PSM Makassar. Faktor kedekatan emosional dan profesional ini bisa menjadi magnet kuat bagi Victor untuk menyusul mantan pelatihnya ke markas Bajul Ijo, yang kebetulan juga sedang getol membangun skuad berisi pemain-pemain muda.
Arema FC sejatinya bisa memenangkan perburuan ini dengan satu syarat bisnis yang konkret: memberikan jaminan menit bermain yang jelas. Pemain muda berbakat seperti Victor sangat membutuhkan panggung untuk unjuk gigi, bukan sekadar menghangatkan bangku cadangan. Jika dilihat sebagai sebuah investasi jangka menengah, Victor Dethan jelas merupakan aset berkualitas yang sangat layak untuk diperhitungkan.
Rabu, 22 September 2021
TOP News Jatim
Hati Istri Remuk Pergoki Suami Selingkuh, Hampir Jadi 'Tumbal Proyek'

Ilustrasi pasangan selingkuh. [Shutterstock]
Rangkuman berita sepanjang Rabu (22/9/2021).
Suara.com - Beredar video seorang istri yang memergoki suaminya berduaan dengan wanita lain di kamar. Video itu viral.
Selanjutnya, video detik-detik bangunan roboh saat proses pengecoran membuat publik kaget.
Selain dua berita di atas, terdapat berita lain yang telah dirangkum Suara.com pada Rabu (22/9/2021).
1. Viral Detik-detik Bangunan Roboh saat Dicor, Kuli Hampir Jadi 'Tumbal Proyek'
Baca Juga: Viral Dulu Pimpinan Perusahaan, Pria Ini Kini Sopiri Mantan Anak Buah

Bangunan roboh saat dicor. (Instagram/andreli48)
Beredar video para kuli bangunan yang tengah bekerja melakukan pengecoran bangunan.
Video itu viral lantaran kejadian tak terduga. Video itu dibagikan oleh akun Instagram @andreli48, Rabu (22/9/2021).
2. Hati Istri Remuk Pergoki Suami Berdua di Kamar dengan Sepupu, Videonya Viral

Istri pergoki suami yang diduga selingkuh. (Instagram/fakta.indo)
Beredar video seorang istri yang memergoki suaminya berduaan di kamar bersama wanita lain.
Baca Juga: Profil Meggy Wulandari, Mantan Istri Kiwil yang Kini Sedang Hamil
Video itu viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo, Selasa (21/9/2021).
3. Anak Sopir Truk Menunggu Ayah di Pinggir Jalan, Momen Pertemuannya Mengharukan

Momen anak sopir truk menunggu ayahnya. (Tiktok/exosetyawan)
Momen seorang anak yang menunggu ayahnya di pinggir jalan membuat publik merasa terharu.
Bocah laki-laki itu menunggu ayahnya yang bekerja sebagai sopir truk. Dia menunggu di pinggir jalan untuk bertemu dengan ayahnya.
4. Viral Bangunan Rumah Mungil, Isi Perabotan di Dalamnya Bikin Mata Terbelalak

Bangunan rumah berukuran kecil. (Tiktok/@.mutia123)
Bangunan rumah mungil mendadak menjadi pusat perhatian publik. Bangunan tersebut rupanya menyimpan perabotan yang membuat mata terbelalak.
Penampakan bangunan rumah berukuran kecil itu dibagikan oleh akun Tiktok @.mutia123.
5. Bebas dari Tahanan, Pemuda Nangis Kejer saat Dibawa ke Makam Ibunda

Pemuda menangis saat dibawa ke makam ibunda. (Instagram/insta_julid)
Beredar video seorang pemuda menangis di kuburan. Pemuda itu tampak bingung ketika dirinya dibawa ke sebuah makam.
Video itu dibagikan oleh akun Instagram @insta_julid, Rabu (22/9/2021).
Jumat, 02 Maret 2018
TOP News Jatim
Serunya Bonek dan Polisi Nobar Persebaya Vs Arema
Surabaya - Polrestabes Surabaya menggelar nonton bareng partai semifinal antara Persebaya Surabaya melawan Arema Malang dalam lanjutan Piala Gubernur Kaltim. Digelar di halaman Polrestabes Surabaya nobar itu berlangsung seru dan meriah.
Para suporter fanatik bonek mania sangat antusias saat nobar laga Persebaya Surabaya melawan Arema tersebut. Sejak pukul 15.00 WIB bonek sudah memenuhi halaman Polrestabes dengan memakai atribut kebanggaan serta membawa alat musik drum band.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan juga antuasias melihat partai klasik derby Jatim ini. Ia duduk di antara ratusan bonek.
"Salam satu Nyali. Adik-adik semua para bonek-bonita datang ke sini, kami merasa senang bisa nonton bareng. Kita doakan tim favorit kita harus menang," kata Rudi disambut gemuruh bonek di halaman Polrestabes Surabaya, Jumat (2/3/2018).
Foto: Deni Prastyo Utomo
Rudi pun juga menjawab pertanyaan para suporter bonek, tentang prediksi pertandingan Persebaya Surabaya melawan Arema Malang.
"Tadi ada yang tanya prediksinya berapa. Kalau saya tidak ada prediksi-prediksian yang ada hanya harus menang," ujarnya.
Rudi juga berjanji jika Persebaya bisa menang melawan Arema dan lolos partai final, Rudi mengaku akan menggelar nobar kembali.
"Saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan final lebih ramai lagi," ungkapnya.
Rudi juga beralasan kepada para bonek dan bonita agar bisa menjaga hubungan baik antara pihak kepolisian yang selama ini sudah terjalin dengan baik.
"Kita jaga hubungan baik kita. Semuanya saya berada di antara kalian semuanya" ujarnya kembali.
Di penutup kata, Rudi juga menjanjikan kepada suporter Persebaya jika menang akan memberikan hadiah kepada suporter Bonek Mania.
"Insya Allah kalau menang saya kasih drum lagi satu biji biar bisa lebih semarak lagi," tandasnya.
(iwd/iwd)







FOLLOW THE Top News Jawa Timur AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Top News Jawa Timur on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram