Misi Balas Dendam! Garuda Muda Kembali Bertemu Malaysia Usai Gagal di Piala AFF U-17
PSSI secara resmi mengumumkan agenda uji coba internasional bertajuk Garuda Championship Series, yang akan mempertemukan Timnas U-17 Indonesia melawan Timnas U-17 Malaysia.
Laga persahabatan bergengsi ini dipastikan menjadi ajang pembuktian, sekaligus momentum bagi skuad Garuda Muda untuk membalas kekalahan dari rival abadinya tersebut.
Sebanyak dua pertandingan telah dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, masing-masing pada 4 Juli dan 7 Juli 2026, dengan kick-off pukul 20.00 WIB.
Rangkaian laga Garuda Championship Series ini menjadi bagian krusial dalam persiapan Timnas U-17 Indonesia guna menghadapi berbagai agenda internasional di masa mendatang.
Untuk menghadapi dua laga tersebut, PSSI juga telah menetapkan daftar 25 pemain terbaik yang akan memperkuat Garuda Muda. Para pemain ini didatangkan dari berbagai daerah dan klub, yang sekaligus menunjukkan luasnya jangkauan pembinaan sepak bola usia muda di Tanah Air.
Tercatat, sejumlah klub profesional turut menyumbangkan talenta terbaiknya untuk skuad kali ini. Di antaranya adalah Persija Jakarta, Bali United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Dewa United FC, Persis Solo, hingga Bhayangkara FC.
Selain dari klub profesional, beberapa talenta muda lainnya juga direkrut dari akademi sepak bola ternama, seperti ISA MB Academy, Papua Football Academy, ASIOP, dan biMBA-AUIEO Soccer School.
Duel melawan Malaysia diprediksi akan berlangsung sengit. Tak hanya sekadar ajang uji coba, pertandingan ini juga menjadi kesempatan emas bagi tim pelatih untuk mengukur perkembangan para pemain serta mengevaluasi kekuatan tim secara keseluruhan.
Laga ini sekaligus menandai pertemuan ulang antara kedua tim setelah sebelumnya saling bentrok di ajang ASEAN U-17 Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-17.
Kala itu, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor tipis 0-1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Joko Samudro, Gresik.
Kekalahan tersebut memberikan dampak yang cukup besar bagi perjalanan Garuda Muda di turnamen. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto gagal melangkah ke babak semifinal setelah hanya finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi empat poin.
Sementara itu, Malaysia dan Vietnam berhasil lolos ke babak semifinal. Bahkan, kedua tim kemudian bertemu di partai puncak, meski pada akhirnya Vietnam keluar sebagai kampiun setelah menaklukkan Malaysia di laga final


FOLLOW THE Top News Jawa Timur AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Top News Jawa Timur on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram